a

Ridwan Kamil Kembali Jadi Wali Kota Bandung

Ridwan Kamil Kembali Jadi Wali Kota Bandung

BANDUNG, (24 Juni): Ridwan Kamil akan kembali menjabat sebagai Wali Kota Bandung setelah sebelumnya sempat cuti untuk ikut dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018. Ridwan Kamil secara resmi  kembali menempati posisi Wali Kota pada Minggu, (24/6) hari ini.

Muhammad Solihin yang ditunjuk sebagai pejabat sementara Wali Kota Bandung kembali ke jabatan semula sebagai Kepala Inspektorat Pemprov Jabar.

Acara serah terima jabatan yang digelar di rumah dinas Wali Kota Bandung, Pendopo, Sabtu malam, berjalan sederhana. Tak ada perayaan mewah hanya jamuan makan malam yang diiringi penampilan musik.

Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil menyampaikan terima kasihnya karena dalam 130 hari ia cuti, Solihin mampu mengemban amanah sebagai Wali Kota Bandung untuk sementara.

"Penjabat sementara, luar biasa. 130 hari luar biasa itu berita-berita miring sedikitlah, jadi artinya sistem pemerintahan pelayanan publik kemasyarakatan terkendali itu adalah prestasi," ujar Kang Emil, begitu laki-laki ini akrab disapa.

Lebih jauh Emil mengaku, awalnya ia khawatir apa yang telah ia rancang tidak sesuai dengan program kerjanya apabila di bawah komando Solihin. Namun kekhawatiran Emil tak terbukti.

Saat menjabat sebagai Pjs, Solihin mampu membawa tujuh penghargaan ke Kota Bandung. Salah satu penghargaan yang berhasil diraih seperti, Universal Health Coverage dari Kemendagri.

"Kemudian juga Alhamdulillah dari laporan selama Pak Solihin menjabat, mendapat tujuh penghargaan kepada Kota Bandung. Jadi kualitas prestasi yang selalu Bandung perlihatkan," ungkap Emil.

Menurut EMil lagi, setelah kembali menjadi Wali Kota, dia akan langsung bekerja dan melakukan peninjauan terhadap sektor-sektor yang sempat ia tinggalkan. Selain itu, ia juga tidak akan berbicara politik terutama mengenai keikutsertaanya dalam kontestasi Pilgub Jabar.

"Dan tentunya saya mulai bertugas pukul 24.00 WIB. Rencana garuda saya, pasang lagi didalamnya terikat etika aturan terikat, saya ga boleh ngomong politik lagi setelah jam 12 malam," pungkas Emil.(*)

Add Comment