a

Masyarakat Nias Selatan Antusias dengan NasDem

Masyarakat Nias Selatan Antusias dengan NasDem

NIAS SELATAN, (16 Mei): Masyarakat
Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) nampak antusias menerima
kedatangan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Martin Manurung.

 


Kedatangan Martin yang juga Ketua Komando
Pemenangan Wilayah (Komperwil) NasDem Sumatera Utara adalah untuk melantik
pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Nias Selatan.

  

"Dari perjalanan saya hampir 20
hari, saya lihat NasDem betul-betul disambut oleh masyarakat dan bisa menjadi
bagian dari Nias Selatan," ujar Martin di Nias Selatan, Rabu, (16/5).

  

Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh
Ketua Komisi Saksi NasDem (KSN) Pusat I Gusti Putu Artha, Martin berharap,
kehangatan masyarakat Nias Selatan kepada NasDem dapat berlanjut hingga
pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang. Dengan begitu, dirinya optimis NasDem bisa
meraih posisi tiga besar di Sumut.

  

"Kalau kita berjuang, kita bisa
peroleh masing-masing 1 kursi DPRD yang ada di 9 Kabupaten/kota, bahkan kader
kita bisa menjadi Ketua DPRD di Sumut," tutur Martin.

  

Dalam kesempatan tersebut, Martin juga
menegaskan kembali komitmen bagi para pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)
maupun DPD yang ada di seluruh Sumut untuk tidak menarik pungutan atau uang
mahar bagi para bakal calon legislatif yang ingin mendaftarkan diri melalui NasDem.

  

"Maka kader-kader NasDem harus
selalu ingat bahwa kehadiran kita di tengah masyarakat harus jadi contoh dan
teladan bagi masyarakat di sekitar kita," ujarnya.

  

Dikatakan oleh Martin, NasDem sangat
tidak mentolerir kadernya yang terlibat permasalahan korupsi. NasDem,
menurutnya tidak akan memberi bantuan hukum apapun bagi para kader yang
terlibat kasus korupsi.

 

Martin menegaskan hanya ada dua pilihan
bagi kader yang terlibat korupsi yaitu untuk berhenti mengundurkan diri atau
dipecat dari partai.

  

"Aturan tegas itu tak terelakan
karena Ketua Umum kita Surya Paloh mendirikan partai ini untuk memberi warna
baru perpolitikan di tanah air," pungkas Martin. (Uta)

Add Comment