a

Politik Santun itu Sejatinya adalah Nilai

Politik Santun itu Sejatinya adalah Nilai

PALU, (14 April): Anggota Komusi VII DPR RI Fraksi NasDem Ahmad M Ali, menyebut bahwa politik santun itu sejatinya adalah nilai. Dia boleh disebut sebagai jalan hidup dalam bekerja membangun kesejahteraan rakyat yang menjadi cita-cita pendiri bangsa.

Hal ini terungkap pada diskusi santai dengan tema 'Pentingnya Politik Santun di Era Milenial', yang diselenggarakan Tadulakota, di M'Bocada Warkop, Jumat malam (13/4).

"Politik itu sejatinya adalah Nilai. Karena itu, politik santun harus dilihat sebagai nafasnya," tegas Bendahara Umum DPP Partai NasDem itu.

Ahmad M Ali juga menyebutkan fenomena politik yang jauh dari praktek politik santun, utamanya berkaitan dengan penerimaan kita pada perbedaan-perbedaan cara padang di era milenial ini. Akibatnya, politik itu selalu dilihat sebagai tempat yang kotor dan menjijikan bagi masyarakat.

Karenanya, mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah itu mengajak para peserta untuk melakukan perubahan paradigma politik yang bisa dimulai dari diri sendiri.

Dia mencontohkan praktek politik NasDem dengan program 'Indonesia Memanggil' dan Politik Tanpa Mahar.

"Program Indonesia Memanggil dan Politik Tanpa Mahar ini dimaksudkan untuk memanggil putra putri terbaik bangsa ini untuk berkipra di dunia politik baik sebagai caleg, calon kepala daerah termasuk calon presiden dengan tidak meminta mahar apapun," tegas Ahmad M Ali.

Ahmad M Ali, didampingi Istrinya Nilam Sari Lawira dalam mengikuti diskusi yang penuh akrab itu. Bahkan, Nilam Sari Lawira sempat menyanyikan lagu daerah Kaili di sela diskusi.

Selain Ahmad M Ali, sejumlah tokoh politik lintas partai Sulawesi Tengah juga tampak hadir. Seperti Walikota Palu dua periode (2004-2009 dan 2009-2014) Rusdi Mastura, politisi PDIP Ashar Yahya, Bendahara Umum DPP PPP Fairus Husen Maskati dan sejumlah kader partai politik lainnya seperti Tatya Van Gobel Bendahara Partai Berkarya dan masi banyak lagi.

Diketahui Tadulakota adalah komunitas tempat berkumpulnya para tokoh, politisi lintas partai dan mereka yang mau berkumpul menggagas sesuatu yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan daerah. (*)

Add Comment