a

Yakinkan Masyarakat Jadikan NasDem Jalur Aspirasi

Yakinkan Masyarakat Jadikan NasDem Jalur Aspirasi

TARAKAN, (13 April): Partai NasDem harus menjadi partai yang besar di Kaltara. Secara prinsip, NasDem perlu hadir untuk ikut membenahi daerah perbatasan. Oleh karenanya, penting bagi kader dan semua pengurus untuk meyakinkan masyarakat untuk menjadikan NasDem sebagai jalur aspirasi.

Hal demikian disampaikan Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Sri Sajekti Sudjunadi atau yang akrab dikenal dengan Jeanette Sudjunadi dalam paparannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Komisi Saksi NasDem (KSN) di Hotel Paradise, Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (12/4).

"Sejalan dengan instruksi Ketua Umum, Surya Paloh pada Rakornas NasDem beberapa waktu lalu, NasDem menargetkan tiga besar perolehan suara secara nasional," ujar Jeannette Sudjunadi di hadapan peserta Rakorwil Bappilu KSN NasDem Kaltara.

Lebih jauh Jeannette juga menjelaskan, setelah melihat pencapaian NasDem di Kaltara yang mampu merebut beberapa kursi di DPRD baik tingkat provinsi maupun tingkat II atau Kabupaten/kota maka NasDem Kaltara harus mampu menang besar agar NasDem bisa mencapai tiga besar.

“Kita mau perbatasan ini dipercepat pembangunannya, Partai NasDem ingin menjadi unsur dari perubahan itu,” tegas Jeannette.

Partai NasDem di provinsi termuda di Indonesia ini, tambah Jeanette, terus menunjukkan kemajuan yang positif. Buktinya, sesuai catatan yang diberikan oleh Ketua DPD NasDem masing-masing kabupaten/kota, banyak tokoh berpengaruh yang memilih NasDem sebagai kendaraan politiknya.

“Dengan kesiapan infrastruktur partai, dengan banyaknya tokoh yang bergabung, DPP Partai NasDem yakin dan percaya pada 2019 nanti NasDem akan menjadi partai yang besar,” ungkapnya.

Pileg 2019 menjadi penting bagi partai yang identik dengan warna biru ini. Sebab, target bisa masuk tiga besar yang digaungkan pada Rakornas lalu memberikan sinyal NasDem ingin kadernya bisa lebih banyak mengisi posisi-posisi strategis pada tataran pengambil kebijakan. Dengan asumsi, arah kebijakan bisa sesuai dengan visi dan misi dari Partai NasDem itu sendiri.

“Ini satu momen politik yang penting demi hantaran politik di 2019 mendatang,” tegasnya lagi.

Jeanette juga mengatakan, semua unsur yang tergabung di dalam NasDem mesti mulai bekerja keras. Mengingat Pileg dan Pilpres tinggal satu tahun lagi. Ia pun menganalogikan semua kader NasDem adalah bala tentara yang mesti siap tempur untuk memenangkan peperangan.

“Dengan berakhirnya penetapan peserta pemilu yang ditandai dengan pencabutan nomor, maka sesungguhnya kita sudah mode perang,” pungkasnya. (*)

Add Comment