a

Kerja Mustafa Buat Sawah Produktif Bertambah 1.324 Hektare

Kerja Mustafa Buat Sawah Produktif Bertambah 1.324 Hektare

LAMPUNG, (19 Januari): Dua tahun memimpin Kabupaten Lampung Tengah, Mustafa telah berhasil mencetak sedikitnya 1.324 hektar sawah. Perluasan cetak sawah produktif ini terus digenjot Mustafa guna mewujudkan cita-cita Kabupaten Lampung Tengah menjadi wilayah lumbung pangan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Tengah Rusmadi mengatakan, total cetak sawah di Kabupaten Lampung Tengah luasnya mencapai 1.324 hektar. Sawah yang dulunya tidak produktif kini disulap Mustafa dan telah menghasilkan berton-ton padi seperti sawah di wilayah Restubuana, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah.

“Di tahun 2016 lalu cetak sawah seluas 445 hektar, perhektarnya menghasilkan 4 sampai 4,5 ton. Sedangkan untuk cetak sawah di 2017 dengan luas 879 hektar baru 31 hektar yang panen, hasilnya 4 sampai 5 ton padi perhektarnya,” terang Rusmadi.

Bupati Lampung Tengah Dr. Ir. Mustafa menjelaskan, program cetak lahan sawah merupakan salah satu program unggulan di Kabupaten yang berjuluk Jejamo Wawai ini. Tujuannya, sebut Mustafa adalah untuk mempercepat sekaligus perluasan lahan tanam padi, sehingga produktivitas hasil pangan dapat terus meroket.

“Alhamdulillah lahan sawah di Lamteng terus bertambah. Untuk tahun 2018 ini, Insya Allah kita akan lakukan upaya perluasan lahan di Badarsurabaya. Kita juga inventarisir wilayah-wilayah yang berpotensi untuk penambahan cetak lahan,” sebut Mustafa yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Lampung.

Mustafa yang saat ini juga tengah bersiap untuk mengikuti Pemilihan Gubernur Provinsi Lampung periode 2018-2023 menambahkan, digulirkannya program cetak sawah baru merupakan upaya meningkatkan produktivitas pertanian dalam rangka mewujudkan Kabupaten Lampung Tengah menuju swasembada pangan.

“Petani harus terus tingkatkan produktivitas pertanian, jangan sampai ada lahan kosong, harus kita maksimalkan. Dengan ini kesejahteraan petani meningkat, pengangguran berkurang dan daerah lebih maju," pungkasnya.(*)

Add Comment