a

Naik Gajah, Mustafa dan Jajuli Resmi Mendaftar ke KPU

Naik Gajah, Mustafa dan Jajuli Resmi Mendaftar ke KPU

JAKARTA, (8 Januari): Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung usungan Partai NasDem yang tergabung dalam Koalisi Lampung KECE, Mustafa dan Ahmad Jajuli menjadi pasangan calon pertama yang mendaftar ke KPU Provinsi Lampung di Jl. Gajah Mada Bandar Lampung. Senin (8/1).

Mustafa dan Jajuli kompak menaiki gajah saat mendatangi Kantor KPU Provinsi Lampung. Hadir bersama Mustafa dan Jajuli para pengurus parpol pengusung diantaranya, Ahmad Mufti Salim, Fauzan Sibron, Sriwidodo, Pengurus Partai Hanura dan Sekjen PKB Haidir Bujung. Kehadiran Mustafa dan Jajuli juga disambut meriah ribuan warga dengan melakukan aksi pawai budaya nusantara dan Tarian Sekura.

Pendaftaran Mustafa dan Jajuli ke Kantor KPU Lampung juga semakin lengkap dengan hadirnya banyak elemen masyarakat mulai dari kyai, nelayan, Muslimat NU, Sobat Tani, Syekher Mania, Pemuda Pancasila, PSHT,  TTKDH dan tentunya kader Partai NasDem dan kader parpol pengusung lainnya.

Pasangan Mustafa dan Jajuli diterima dengan penuh kehangatan oleh Ketua KPU Provinsi Lampung Dr. Nanang Trenggono beserta komisioner KPU lainnya. Turut hadir Komisioner Bawaslu Lampung. Dalam orasinya Mustafa menyampaikan bahwa kolaborasinya dengan Ahmad Jajuli adalah murni karena keinginan untuk mewujudkan Provinsi Lampung yang lebih baik lagi.

“Kami menjadi pasangan pertama yang mendaftarkan diri di KPU karena kami ingin menjadikan Lampung terbaik dan pertama. Kita bayar awal perjuangan hari ini dengan kemenangan pada pemilihan Juni mendatang,” ungkap Mustafa.

Ketika disinggung alasan menaiki Gajah pada saat mendaftar ke kantor KPU, Mustafa menjelaskan, baginya Gajah merupakan lambang perjuangan rakyat, yaitu perjuangan melawan pembodohan, melawan politik gula, politik minyak dan politik susu yang efek jangka panjangnya tentu membuat kemiskinan dan merugikan masyarakat Lampung.

“Gajah Lampung adalah salah satu identitas Lampung, menjadi lambang perjuangan bersama masyarakat untuk berdaulat di atas tanahnya sendiri. Kami ingin memimpin masyarakat Lampung, membangun bersama. Kami ingin jadi gubernur, bukan boneka pengusaha,” jawab Mustafa.

Ahmad Jajuli dalam orasinya juga mengajak kepada para pendukungnya agar dapat menjalani demokrasi secara sehat, santun dan bermartabat.

“Mari kita bekerja bersama, kita jalani demokrasi yang sehat, tanpa saling menjatuhkan, memfitnah atau menjelek-jelekan calon lain. Bersama rakyat, kita wujudkan Lampung yang lebih baik lagi,” pungkas Jajuli.(*)

Add Comment