a

Edy Rahmayadi Didukung 50 Kursi untuk Pilgub Sumut

Edy Rahmayadi Didukung 50 Kursi untuk Pilgub Sumut

JAKARTA, (6 Januari): Dinamika politik jelang masa pendaftaran pasangan calon pilkada 2018 terjadi di pilkada Gubernur Sumatera Utara. 3 hari jelang masa pendaftaran, Partai NasDem mencabut dukungannya untuk Petahana Tengku Erry. NasDem mengalihkan dukungannya kepada pasangan calon Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah.

Sekretaris Partai NasDem Johnny G Plate menuturkan Sumatera Utara memiliki beberapa tokoh-tokoh calon kepala daerah yang sangat berpotensial. Pengalihan dukungan untuk Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah dikatakan oleh Johnny merupalan sebuah kedinamisan dalam dunia politik.

"Kami memang memiliki kesulitan untuk memilih yang terbaik dari tokoh-tokoh hebat yang akan maju di Pilgub Sumatera Utara. Kami harapkan pilihan kami ini ialah pilihan yang terbaik," tutur Johnny di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Sabtu (5/1).

Keputusan DPP NasDem yang akhirnya menjatuhkan dukungannya kepada Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah dikatakan oleh Johnny sudah melalui proses pertimbangan dari seluruh pengurus internal partai mulai dari tingkat DPD, DPW, hingga DPP. Johnny meyakini kapasitas Eddy sebagai purnawirawan TNI dapat menjadi simbol politik yang kuat dalam mendapatkan suara para pemilih di Sumatera Utara.

"Kami meyakini dengan komposisi koalisi dan pengetahuan masyarakat, Edy Rahmayadi-Musa Rajeckshah memilki penetrasi politik yang kuat dan besar untuk Sumatera Utara," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Edy Rahmayadi secara khusus menyampaikan rasa terimakasih kepada NasDem yang memutuskan untuk bersama-sama mendukung dirinya dengan 5 partai lain yang sudah ada. Dengan dukungan tambahan dukungan dari NasDem, kini Edy memiliki kekuatan 50 kursi DPRD dengan komposisi Gerindra 13 kursi, PKS 9 kursi, PAN 6 kursi, Golkar 17 kursi, dan NasDem 5.

"Terimakasih NasDem sudah mempercayai kami untuk mencalonkan menjadi gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara periode 2018 dan 2023. Kami akan pegang amanah ini dan kami akan berusaha sesuai petunjuk dan aturan yang ada," papar Edy.

Mengenai mekanisme kampanye, Edy memilih untuk segera meningkatkan popularitas dan elektabilitas dirinya dan Musa dengan melakukan pendekatan personal ke masyarakat Sumatera Utara melalui program-program kegiatan sosial.

"Kami akan sampaikan visi misi kami untuk membangun Sumut yang bermartabat," jelasnya.

Mengutamakan Kepentingan Sumut, Johnny mengapresiasi sikap Tengku yang dengan besar hati menerima keputusan partai kendati dirinya kehilangan kesempatan untuk berlaga di Pilgub Sumut. Menurut Johnny, Tengku merupakan tokoh yang mengutamakan kepentingan daerahnya.

"Komitmen NasDem di bawah komando Tengku yang juga Ketua DPW untuk memenangkan kontestasi Sumut," jelasnya. (Uta/*)

Add Comment