a

Partai Harus Mencetak Kader Hebat

Partai Harus Mencetak Kader Hebat

JAKARTA, (19 September): DPP Partai NasDem Bidang Hubungan Luar Negeri menyelenggarkan Diskusi Publik membahas tentang perkembangan politik Indonesia dalam kaitannya dengan fenomena politik kawasan Eropa, di Auditorium DPP Partai NasDem, Gondangdia Lama, Jakarta Pusat, Selasa (19/09).

""

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Partai NasDem yang mendeklarasikan diri sebagai partai gagasan untuk membangun kader partai yang cerdas dan berkualitas.

Prof. Em. DR. Thomas Meyer sebagai pembicara dari Friedrich Ebert Stiftung (FES) sebuah yayasan sosial politik dari Partai Sosial Demokrat Jerman mengungkapkan kekagumannya dengan demokrasi Indonesia.

"Saya telah datang kurang lebih 20 kali ke Indonesia, dan saya sangat kagum dengan sistem demokrasi yang mampu beriringan dengan Islam," ujarnya.

Prof. Em. DR. Thomas Meyer juga mengungkapkan bahwa landasan yang berlaku di Jerman sejak tahun 1920-an secara tersirat serupa dengan Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.

""

Sementara itu Martin Manurung, S.E., M.A. Ketua DPP Partai NasDem Bidang Hubungan Luar Negeri yang juga menjadi pembicara dalam diskusi ini mengatakan jika saat ini Indonesia tidak lagi berhadapan dengan globalisasi, melainkan menghadapi dunia yang krisis akan gagasan.

"Kita tidak lagi berhadapan dengan masalah globalisasi, saat ini kita menghadapi satu dunia yang miskin akan gagasan," ujar pria berusia 39 tahun itu.

Acara yang dimoderatori Damianus Bilo, Deputi Bidang Kemahasiswaan Akademi Bela Negara (ABN) ini juga dihadiri Sekjend Partai NasDem Johnny G. plate.

Johnny mengingatkan bahwa kader partai harus memiliki kualitas sebab para kader akan menjadi ujung tombak mencapai cita-cita para pendiri bangsa ini.

""

"Partai harus mencetak kader hebat, untuk menjadi garis terdepan mengisi kemerdekaan dan tujuan Republik Indonesia," ujar Johnny.

Lebih jauh juga disampaikan politisi NasDem ini, dengan adanya Diskusi Publik ini, peserta yang hadir khususnya kader-kader Partai NasDem mampu menjadikannnya pelajaran.

"Mudah-mudahan menjadi ilmu tambahan mengembangkan ideologi Partai NasDem dalam peran politik membangun bangsa dan negara kita," kata Johnny G. Plate.

Pengalaman sejarah politik di belahan dunia diangkat untuk memperkuat demokrasi di Indonesia. Kader partai, kata Johnny, perlu mendapat ilmu yang baik lantaran berperan di garis terdepan dalam mengisi kemerdekaan dan mencapai cita-cita bangsa.

""

"Demokrasi kita sedang mekar-mekarnya dan berkembang, kita juga mencatat indeks demokrasi kita masih tergolong perlu ditingkatkan," kata Johnny.

Pilihan jalan demokrasi di Indonesia yang dibangun oleh pendiri bangsa mesti diisi dengan pemikiran bermutu dan berkualitas. Harapannya, kata Johnny, Indonesia bisa sejajar dengan bangsa lain di dunia dalam percaturan dan relasi persaudaaraan antar bangsa.

"Pendiri bangsa ini menitipkan harapannya agar Indonesia menjadi bangsa yang hebat, kuat dan sejajar dengan bangsa lain," tambah Johnnya. (*)

Add Comment